Setiaonebudhi 4.0 – Theme Yang Insya Alloh Keren !!

Masih membekas sedikit kekecewaan bila mengingat pertandingan sepak bola kemarin malam saat Timnas Indonesia melawan Bahrain. Selain kesal dengan permainan Timnas yang buruk, gue juga kesel sama tingkah polah penonton di GBK yang memalukan. Tanpa memikirkan nama baik Indonesia, mereka terus saja menyalakan petasan di tengah pertandingan. Sampai sampai wasit yang matanya sipit itu (saudaraan sama Park Chu Yong kali ya?) menghentikan permainan pada menit ke-75. Walaupun masih bisa dilanjutkan, namun Timnas harus menelan kekalahan 0 – 2 dari tim tamu.

Namun yang gue sesalkan sebenarnya bukanlah kekalahan timnas. Melainkan ulah penonton yang menyalakan petasan. “Hmm, kenapa mesti petasan sih ?? Kenapa gak tabung LPG 3kg aja ?? Kan lebih keren tuh bunyinya..”. Wuahahahahahahahah. Mendengar kabar burung yang beredar (burung juga suka ngegosip ternyata), sebenarnya si penonton yang menyalakan petasan sudah mulai sadar dan ingin mematikan petasannya pada ledakan yang ketiga. Namun apa daya, di petasannya tidak disertakan tombol ON/OFF, jadi ya apa boleh buat, ledakan petasannya gak bisa dihentikan. Wkakakakakak (di kira radio butut kali ya?).

Pesan Moral : “Mulai saat ini ada baiknya para pembuat petasan menyertakan tombol ON/OFF di produk yang mereka buat”

Baca lebih lanjut

Puasa Dulu, Puasa Kini (Perubahan Dari Waktu Ke Waktu) !!

Dari waktu ke waktu pasti selalu ada yang namanya perubahan. Sebagai contoh, sesuatu yang awalnya kecil, sekarang jadi besar, yang awalnya pendek, sekarang jadi panjang (apanya?), yang awalnya sempit, sekarang jadi longgar. Dan masih banyak lagi perubahan perubahan lainnya.

Tubuh kita juga pasti mengalami hal demikian. Yang dulunya kita pendek, sekarang jadi tinggi (kecuali yang cebol). Suara yang awalnya cempreng, sekarang jadi lebih ber-vibra (gak pake “tor”). Body yang awalnya mulus, sekarang di tumbuhi bulu dimana mana, di kaki, di ketek, di dada, di muka, dan kon…………sekuensi nya kita jadi kelihatan lebih mirip siamang (halah, lebe).

Yaa, mau gak mau memang kita harus bisa menerima perubahan ini. Tapi selama perubahannya menuju ke arah yang lebih baik, hmmm, WHY NOT (kenapa kacang,, *woy, itu NUT, bukan NOT) !!

BAYDEWEY ENIWEY BASWEY, berbicara soal perubahan, ini juga terjadi dalam proses (kebiasaan) puasa. Khususnya yang gue alami secara pribadi. Gue merasa dari tahun ke tahun selalu ada yang berbeda dari bulan puasa yang gue jalani. Apalagi bila di bandingkan dengan jamannya pas gue masih kecil dulu. (woooh, admin pernah kecil juga ya??) *pletak* Baca lebih lanjut