Kapan Nikah ?

Pagi itu matahari bersinar cukup cerah. Hangatnya juga begitu terasa sampai ke ubun-ubun. Sambil di temani segelas susu dan beberapa biji gorengan (emang gorengan ada bijinya?), pagi itu terasa sempurna di karena diiringi lagu-lagunya nya Raisa.

Tapi ketentraman pagi itu tidak bertahan lama. Berawal dari suara jejak kaki perlahan semakin dekat suaranya. Saat gue menoleh ke belakang, ternyata itu Ibu Mega (read : nyokap). Tanpa ada yg jemput dan nganter, tau tau nyokap gue nongol aja dari belakang dan kemudian duduk disebelah gue. Tadinya sih mau gue usir cantik ala Syahrini, tapi ntar bisa bisa gue dikutuk jadi Siluman Polisi Tidur (╯︵╰,).

Nyokap gue gak banyak ngomong, dia cuma duduk aja sambil ngambil gorengan gue yg dapet ngutang di warung deket rumah. Dan akhirnya gue pun membuka sesi perbincangan untuk mencairkan suasana.
Baca lebih lanjut

“Lebaran” Setelah Lebaran

“Sayang, kamu lebaran ya??”
“Lho, kan lebarannya udah sayang kemarin”
“Nggak, bukan itu maksud aku sayang”
“Lah, terus apa??”
“Itu.. Mmmh.. Anu..”
“Apaan sih??
“Badan kamu agak lebaran sekarang”
“??!%$-#&*-$-”
#KemudianHening #WorldWar3

Bukan mustahil kejadian seperti diatas akan menimpa kehidupan anda, anda, dan anda semua. Iya, memang setelah sebulan penuh kita melaksanakan ibadah puasa, pasti akan muncul dengan jelas sisi kerakusan kita setelahnya. Banyak yg bilang sih “Balas Dendam” katanya. Jadi setelah bulan puasa lewat, segala macem makanan diembat. Mulai dari ketupat lebaran bikinan nyokap, kue-kue, sampe masakan para tetangga juga gak kelewat dari daftar menu kita.

Jujur aja, selama puasa kemarin berat badan gue gak turun. Justru malah naik 2 Kilo. Gue juga gak tau kenapa. Padahal selama puasa porsi makan gue biasa aja, gak seperti kuli bangunan yg abis galau karena diputusin janda semok pinggir kali. Malahan beberapa kali sahur gue cuma makan mie instant aja. Tapi kok bisa yaa berat badan gue malah naik?? Siapa yg naikin coba?? Kok gue gak ikut dinaikin sekalian?? #Lah Baca lebih lanjut

[Bukan] Kisah Kasih Blogger Tertindih

Hari udah mulai larut malam saat gue mulai nulis tulisan ini. Ya, kalian gak perlu merasa aneh kenapa kok tiba-tiba ada postingan baru di blog yang kampretnya-lebih-kampret-dari-bapak-bapak-di-iklan-mastin-good. Mungkin ini hanya secuil kerinduan gue sebagai seorang blogger (yang gagal dari ujung jempol kanan sampe ujung jempol kiri) terhadap suasana yang emang udah lama gak gue rasakan selama ini. Iya gaiss, gue kangen banget sama kaliaaaan gaaaiiss. Kangeeeen banget ?.

Dari lubuk hati yang paling dalam, sebenarnya sama sekali gak ada hasrat untuk menelantarkan blog ini. Gue juga sedih banget pas liat kondisi ini blog. Udah gak beda jauh kondisinya sama janda renta di pinggiran ibu kota, udah gitu tuh janda hobi nya nyokelin koreng pake tongsis. Kurang nyebelin gimana coba. Boro-boro ada yang mau ngelirik, orang yang gak sengaja mandang juga kayaknya bakalan langsung tayamum terus sholat taubat di istiqlal.

Bagi kalian yg dulu pernah mengikuti perkembangan blog ini, dari pertama berdiri, lalu belajar jalan, kemudian berlari-lari kecil, dan bisa sprint. Namun akhirnya malah kepeleset di belokan yang lurus, sampai-sampai ini sang pengelola admin mengalami gegar otak yang cukup berat di bagian lututnya. Kenapa di lutut? Yaa, karena otak sang admin blog adanya di lutut ?. Kalian pasti pernah turut merasakan euforia blog ini. Iya kan?? Mulai dari kegilaan sehari-hari yang gue share, aplikasi-aplikasi butut yang mungkin kalian download karena merasa kasian, sampai pada kisah-kisah fiktif yang gue karang tapi ampe sekarang gak jelas endingnya kayak gimana, bahkan sampai pada beberapa momment give-away yang pernah gue selanggarakan di blog ini. Semua itu bisa terjadi karena dulu gue bisa mempartisikan otak ini untuk beberapa hal sekaligus. Tapi sekarang jangankan berbagi waktu untuk blog, mau boker ke WC aja gue mesti nutup idung. Bauuuuu ? *apa hubungannya??* *plaaak*
Baca lebih lanjut

B3L – Blogger Belagu Balik Lagi !!

Ada gula ada semut, ada perjumpaan ada perpisahan, ada janda ada duda, ada banci ada maho, hmmm.. yaaah pokoknya ada ada sajah laaah. (apa cobaaaa maksudnyaa ?)

Banyak orang yang mengira kalau blog ini ditelantarkan karena sang pemilik blog, yang kata orang gantengnya selalu luber kemana-mana, sedang mengalami guncangan jiwa yang cukup hebat. Tidak sedikit juga orang yang mengira kalau blog ini akan dilelang untuk membayar hutang sang blogger kepada ceu mimin karena sudah nunggak cicilan celana dalam laser selama 9 bulan.

STOOOOOPPP !! Semua perkiraan itu salah. Oleh karena itu, saya, Raden Djaja Iwan Siswanto Setiawan Budhi Nugraha Kusuma Diningrat Atmadja (seeetdaaaahh, gak sepanjang ini juga kaleeeee), selaku pemilik blog www.setiaonebudhi.wordpress.com berada disini, on the right time and the right place (ciyeee), hadir untuk memberikan provokasi (eh?), literasi (beuh?), sorry sorry sorry, maksudnya akan memberikan klarifikasi (horeeee) agar tidak lagi bermunculan opini publik yang ngalor ngidul (ngartis banget kan gue..). #pletak
Baca lebih lanjut

Kimut, Gue Salut (Kisah Ketidak Adilan Sistem Pendidikan) !!

Siapakah disini yang belum tau sama si Kimut ?? Hmmm.. Mungkin kalo kalian memang mengikuti blog ini sejak dulu, pasti kalian udah gak asing lagi dengan kata “kimut”. Soalnya gue pernah beberapa kali membuat postingan tentang dia. Hmmm.. Lantas siapa sebenarnya si Kimut itu ??

Well, sebelum gue mulai lebih jauh, gue mau kenalin dulu siapa si Kimut sebenarnya. Nama aslinya Kiki. Dia di panggil Kimut bukan karena si Kiki Imut. Tapi karena si Kiki item mutlak. Sooo.. Kimut = Kiki Item Mutlak. Muhahahahahaha.. (ngakak sambil kayang). Dia adalah adik kandung gue (walopun secara fisik kayaknya lebih pantes gue yg jadi adiknya, secara tampang gue imut2 gimanaaaaaa gitu..) #eaaaa. Di beberapa postingan sebelumnya, udah gue ungkap seberapa gokil dan geje nya dia. So, kalo kalian mau tau, cek ajah di daftar isi. Heheheh. Baca lebih lanjut

Gue Mau “Udeng” !!

Berawal dari sebuah foto yang di upload oleh seoonggok makhluk yang bernama Lolly Joeliaone di sebuah situs jejaring soasial yang bernama PESBUK, gue jadi tertarik dengan sesuatu yang bernama “Udeng” !! Foto itu dia upload saat akan menjelang nyepi di Bali. Disitu terlihat gambar seorang pemuda yang (katanya sih) ganteng sedang berpose ala Naruto, mengenakan baju batik dan ikat kepala khas bali. Belakangan diketahui bahwa sosok pria yang ada di foto itu adalah jelmaan dari siluman kecebong. Dan dari dialah gue tau kalau ikat kepala khas bali itu bernama “Udeng” !!

lolly

Inilah dia foto sosok penampakan mahluk (yang mungkin terlihat) asing yang telah berhasil mensugesti gue untuk menyukai Udeng !!

 

Okeh, sebelum gue cerita lebih jauh, sekarang kita bahas dulu tentang “Apa sih UDENG itu ??”. Baca lebih lanjut

Empat Cowok (Nyaris) Ganteng Terbunuh Sepi !!

Sunyi senyap, nampaknya memang tidak ada kata lain yang pas untuk menggambarkan suasana hari raya Nyepi di Bali saat ini selain kata tersebut. Bisa dibilang ini adalah salah satu momen paling absurd di dalam hidup gue. Kenapa ?? Karena ini merupakan pertama kalinya gue merasakan gimana rasanya terjebak dalam suasana nyepi.

Tapi untungnya gue gak sendirian, di kost-an masih ada 3 cowok (yang gantengnya masih kalah jauh dari gue) yang senasib sepenanggungan. Gue gak bisa ngebayangin gimana jadinya kalo gue melewati hari nyepi ini sendirian di kost-an. Bisa bisa gue mampus terbunuh sepi dan seluruh dunia akan bersedih karena telah kehilangan salah satu stock cowok yang gantengnya overloaded #eaaa (siap siap digebukin pecalang).

Sebelumnya, gue dan ketiga temen gue sudah menyiapkan perbekalan untuk mengarungi hari raya nyepi ini. Mulai dari makanan, minuman, dan persediaan pembalut udah kita beli dari mini market (eh?). Ini semua dilakukan supaya kita gak kelaparan selama nyepi. Karena seperti kita ketahui, saat nyepi tidak akan ada satupun warung yang buka. Kalopun ada yang buka, berarti sang pemilik warung sudah siap dan ikhlas warungnya akan di obrak abrik sama pecalang yang berkeliaran. Baca lebih lanjut