Saat Galau Aku… (Petuah Seekor Monyet)

AAAAAAAARRRGGHHH…!! Rasanya pengen banget gue teriak sekencang mungkin, kalau perlu pake toa sekalian, biar makin menggelegar. Supaya rasa kesal yang akhir akhir ini menyelimuti diri (halah, bahasa lu one) bisa terlampiaskan.

Tapi mau teriak aja kok sulit ya ?? Tadinya gue udah menyendiri di halaman belakang rumah gue. Duduk di bangku favorite gue kalau lagi nge-galau atau lagi nyari inspirasi. Sambil ngeliatin dua buah gunung yang empuk (eh, kok gunung empuk sih ??), maksudnya dua gunung nun jauh disana, gue mencoba untuk merelax-kan pikiran gue. Baca lebih lanjut