Puisi Malam, Renungkan

Tiba tiba pengen bikin puisi nih. Heheheh, disimak aja yaaa..

sujud-ibu.jpg

Hening, tak ada suara suara yg mampir di telingaku..
Seolah kesunyian ini menelan segala yg ada di sekitarku..
Aku terbaring di tengah kegelapan..
Di sebuah ruangan yang selalu menjadi saksi atas setiap perbuatan..

Sering aku membayangkan diri ini melayang..
Menuju ke sebuah pantai yg sepi..
Disana hanya ada aku sendiri, dan bayangan suram tubuhku di pasir putih berkat sinar rembulan..

Terdengar riuh suara ombak yg tak lelah lelahnya baku hantam dari hari ke hari..
Berlomba lomba menepikan buihnya di ujung bumi..

Malam, kini aku tau alasan kenapa kau ada..
Kenapa kau hadir setelah pagi, siang, dan sore..
Malam adalah tempat mengadu..
Tempat kita mencari jawaban..
Bangkit, dan renungkanlah..
Apa saja yg telah kita lakukan hari ini..

Dan saat kau berhasil menemukan jawabannya..
Nikmatilah malammu..
Jadikan jawabanmu untuk bekal mengarungi hari esok..

-setiaonebudhi-

4 responses to “Puisi Malam, Renungkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s